tugas manajemen srtategi

MANAJEMEN STRATEGI

PT. PRAMONO IRINDO JAYA

 SOAL 1

Carilah kasus di internet tentang  strategi dan taktik perusahaan, jelaskan perbedaannya.Serta jelaskan bagaimana perusahaan tersebut mengimplementasikan manajemen strateginya.?

 Jawab

Strategi dan taktik adalah dua kata yang berbeda tapi sering membingungkan kita, apakah strategi itu sama dengan taktik? ataukah masing-masing mempunyai pengertian yang berbeda.

Menurut kamus wikipedia, strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.

Kata “strategi” sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu strategos yang artinya “komandan militer” pada zaman demokrasi  Athena. Bagaimana dengan kata “taktik”?  taktik adalah cara pencapaian tujuan dalam tingkat operasional pelaksanaan yang mempunyai rentang waktu yang relatif pendek.

Untuk memudahkan pengertian antara strategi dan taktik, kita bisa menggunakan kata tanya “apa” dan “bagaimana”. Jika kita akan memutuskan “apa” yang seharusnya kita lakukan maka kita akan memutuskan suatu strategi. Jika kita akan memutuskan “bagaimana” untuk mengerjakan sesuatu maka itulah yang dinamakan taktik. Menurut Drucker, strategi adalah mengerjakan sesuatu yang benar (doing the right things) dan taktik adalah mengerjakan sesuatu dengan benar (doing the things right). Sedangkan menurut Karl Van Clausewits, strategi merupakan suatu seni menggunakan pertempuran untuk memenangkan suatu perang, sedangkan taktik adalah seni menggunakan tentara dalam sebuah pertempuran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa taktik merupakan penjabaran operasional jangka pendek dari strategi agar strategi tersebut dapat diterapkan.

Strategi perusahaan mencerminkan penilaian manajemen terhadap situasi dan pilihannya tentang bagaimana mengejar tujuan perusahaan. Strategi bisa diuraikan dalam beberapa cara. Sebagai contoh, strategi bisa dijelaskan sebagai lima faktor situasi ekonomi perusahaan (Porter, 1985), yaitu: penyuplai, pembeli, pengganti, pelanggan potensial, dan persaingan di kalangan pesaing yang ada. Dalam pemasaran, strategi bisa dijelaskan sebagai pilihan dari 4P: Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), dan Place (tempat), yakni produk mana yang harus dihasilkan perusahaan; dan bagaimana harus didistribusikan (Kottler, 2000). Sedangkan dari segi input perusahaan, strategi operasi adalah pilihan rantai suplai perusahaan termasuk manajemen rantai terhadap sumber-daya dan kapabilitas-kapabilitas. Pilihan strategi untuk perusahaan anda selalunya adalah sebuah pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan perusahaan pada situasinya untuk memenuhi tujuan efisiensi dan efektifitasnya.

Eksplorasi dan eksploitasi adalah dimensi-dimensi strategi yang bisa digunakan untuk membentuk basis bagi kategorisasi strategi perusahaan menjadi empat tipe (Haakonson dkk., 2004). Jika perusahaan adalah reaktor, maka dia akan rendah dalam hal eksplorasi dan eksplotasi; dia akan kekurangan strategi yang ditujukan untuk inovasi. Jika perusahaan adalah defender, dia akan tinggi dalam hal eksploitasi dan rendah dalam hal eksplorasi. Inovasinya terbatas dan sangat terfokus. Jika perusahaan adalah prospektor, maka dia akan tinggi dalam hal eksplorasi dan rendah dalam hal eksploitasi.

Penganalisis dengan inovasi aktif dalam melakukan eksplorasi dan mencari produk-produk dan jasa-jasa baru. Dia tidak sekedar melihat apa yang dilakukan perusahaan lain tetapi justru menyurvei lebih luas dalam hal teknologi dan pasar untuk mencari peluang-peluang yang bisa dikembangkan menjadi produk dan jasa baru.

Manajemen strategi bermanfaat dan memegang peranan penting dalam menghasilkan :

  • Menentukan batasan usaha/bisnis yang akan dilakukan
  • Membantu proses identifikasi, pemilihan prioritas dan eksploitasi kesempatan
  • Memberikan kerangka kerja untuk meningkatkan koordinasi dan pengendalian
  • Mengarahkan dan membentuk kultur perusahaan
  • Menjaga kebijakan yang taat asas dan sesuai
  • Mengintegrasikan perilaku individu ke dalam perilaku kolektif
  • Meminimalkan implikasi akibat adanya perubahan kondisi
  • Menciptakan kerangka kerja dalam komunikasi internal
  • Memberikan kedisiplinan adan formalitas manajemen

Latar Belakang

1. Sejarah Singkat Perusahaan

PT.  Promono Irindo Jaya adalah  perusahaan  manufaktur  yang bergerak dalam bidang Aksesoris Garmen, khususnya produksi kancing baju untuk berbagai jenis pakaian.  Sejak berdirinya perusahaaan pada tanggal 29 Mei 1982, Perusahaan  ini  juga  dikenal  sebagai  produsen  kancing  yang mengutamakan kualitas dan presisi tinggi.

PT. Pramono Irindo Jaya yang beralamatkan di Jl. Sukodono Ds. Keboan Anom, Gedangan-Sidoarjo  merupakan  salah  satu  perusahaan  kancing  yang  sangat  mengutamakan kepuasan  customer,  di  mana  proses  produksi  atau  pembuatan  kancingnya dilakukan dengan cepat, namun tetap mengutamakan kualitas dari kancing yang di produksi.

Saat ini PT. Pramono Irindo Jaya merupakan salah satu perusahaan yang memiliki banyak  customer baik di daerah PULAU JAWA maupun di luar PULAU JAWA . Perusahaan-Perusahaan  yang  menjadi  Customer  PT. Pramono Irindo Jaya bukan hanya perusahaan kecil saja melainkan banyak  perusahaan-perusahaan besar yang menjadi  customer  PT. Pramono Irindo Jaya seperti:

Sri Rejeki Isman, Pan Brother, Gunung Salak, Young-il Indonesia, Doosan Cipta Busana , dan perusahhan Garment  lain- lain.

2. Implementasi Strategi Perusahaan

Implementasi Strategi adalah jumlah keseluruhan aktivitas dan pilihan yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan perencanaan strategis. Implementasi strategis merupakan proses dimana beberapa strategi dan kebijakan diubah menjadi tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur. Walaupun implementasi biasanya baru dipertimbangkan setelah strategi dirumuskan, akan tetapi implementasi merupakan kunci suksesnya dari manajemen strategic. Perumusan strategi dan implementasi strategi harus dilihat seperti dua sisi mata uang.

Untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan, baik dalam bentuk profit maupun kelangsungan usaha perusahaan serta dalam rangka membangun company image yang baik, maka perusahaan menrapkan beberapa strategi dalam berbisnis. Strategi tersebut tentunya melibatkan seluruh aspek dari pelaku bisnis yakni para pelanggan, pemberi modal (perbankan), para pemasok, otoritas pemerintahan,  maupun sumber daya internal perusahan.

Secara singkat strategi bisnis PT. PRAMONO IRINDOJAYA dalam mempertahankan kelangsungan dan mengembangkan usaha adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra kerja yakni, para pelanggan, pemasok, penyedia permodalan dan unsur pemerintah dalam sinergi dan simbiosis yang saling menguntungkan serta berkonstribusi dalam pembangunan masyarakat secara luas.
  2. Mengutamakan pelayanan yang memuaskan untuk para pelanggan dengan tetap memperhatikan profit margin yang akan dicapai.
  3. Mengembangkan sistem manajemen yang terbuka, jujur dan bertanggung jawab dengan dukungan sumber daya manusia yang professional dan berdedikasi tinggi.
  4. Secara berkesinambungan memanfaatkan perkembangan teknologi dan ilmu pengtahuan yang relevan dengan bidang usaha yang dijalankan untuk memperoleh sistem yang effektif dan effisien.
  5. Melibatkan seluruh aspek yang terkait dalam setiap pengambilan keputusan untuk memperoleh dukungan maksimal dari berbagai pihak.

3. Visi Perusahaan

Adapun Visi dari PT. Pramono Irindo Jaya adalah “ Menjadi perusahaan  yang menyongsong  perubahan  untuk  menjadi  perusahaan  kancing  terbaik  dan membanggakan bagi masyarakat”.

4.  Misi Perusahaan

Adapun Misi dari PT. Pramono Irinda Jaya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk  meningkatkan  laba  perusahaan  PT.  Pramono Irindo Jaya , meningkatkan volume penjualan dan menekan segala biaya yang tidak berhubungan dengan operasional perusahaan.
  2. Berkomitmen  untuk  mengantisipasi  kebutuhan  pelangggan  yang  terus berubah  dengan  menanggapinya  secara  kreatif  dan  kompetitif  melalui pemecahan masalah secara menyeluruh, pelayanan terbaik, dan produk bermutu.
  3. Menjadi  perusahaan  yang  berkinerja  unggul  dalam  dunia  usaha  dan menjadi  perusahaan andalan  karena  memberikan  nilai-nilai  tambah kepada customernya.
  4. Berupaya  mencapai  pertumbuhan  usaha  yang  menguntungkan  dan berkelanjutan  serta memberikan  nilai  jangka  panjang bagi  para karyawannya
  5. Memegang  komitmen  untuk  peduli  lingkungan  dan  memperbaiki kehidupan masyarakat di sekitar wilayah  operasi Perusahaan kami.

5. Tujuan Perusahaan

  1. Tujuan utama perusahaan PT Pramono Irindo Jaya  yaitu untuk memuaskan kebutuhan konsumen dan berupaya Mencapai  pertumbuhan  usaha  yang  menguntungkan  dan berkelanjutan erta memberikan  nilai  jangka  panjang bagi  para karyawannya
  2. Menempatkan Brand dalam pikiran konsumen untuk memaksimalkan potensi manfaat perusahaan

6.      Strategi :

  1. Terus mengembangkan Tipe kancing yang berkualitas tinggi
  2. Memperkenalkan produk  kancing ke berbagai toko kancing melalui sales yang handal
  3. Menggunakan internet sebagai salah satu sarana penjualan produk
  4. Memperolah kepuasan dari pelanggan
  5. Memberikan pelayanan yang terbaik ke pelanggan

7.  Target Pasar

  1. Perusahaan mampu masuk ke kawasan perusahaan Garment di seluruh Indonesia.
  2. Untuk melihat website perusahaan dan produk perusahaan kami klik di bawah ini.

PT Pramono Irindo Jaya

 Analisis

Dilihat dari Faktor  Internal

  • Kekuatan
  1. Kualitas produk kancing yang baik, sihingga diminati oleh banyak konsumen
  2. Promosi produk yang baik dan kerja sama erat dengan para pemasok, konsumen dan distributor untuk menghantar produk-produk dari pabrik ke tempat-rempat penjualan
  3. Penjualan produk sangat stabil dari tahun ketahun
  4. Mempuyai pelanggan yang tetap
  5. Kemudahan pembelian bahan baku
  • Kelemahan
  1. Perlakuan Manajemen SDM di Perusahaan Tidak merata
  2. Rendahnya respon pasar terhadap produk-produk tertentu.
  3. Kurangnya ketelitahan dalam pengecekan kancing yang akan di produksi sehinga sering mengalami masalah yang sama
  4. Perusahan masih mengunakan jasa Accouting dari luar
  5. Gaji yang di bayarkan tidak sesui ketentuan yang ada
  6. Setiap hari ada Loyalitas 1 jam kerja tanpa di bayar

Dilihat dari Faktor Eksternal

  • Peluang
  1. Tingginya kepuasan konsumen terhadap produk kancing PT Pramono Irindo Jaya
  2. Perusahaan mampu membuat produk kancing sesuai model dan desain dari konsumen
  3. Mampu memproduksi produk dengan kualitas terbaik serta mengikuti trend dan model masa ini
  4. Pasar yang bebas sehingga perusahan berpeluang untuk menambah konsumen
  5. perusahaan mampu mengekspor ke luar negeri
  6. Kemauan perusahaan yang tinggi untuk lebih maju dan  berkembang
  7. Lingkungan kerja yang mendukung
  • Ancaman
  1. Kekecewaan Konsumen terhadap kualitas produk / barang
  2. Pengiriman Barang ke supplier terlambat
  3. Barang yang dikirim sebagian rusak/reject
  4. Produk pesaing dengan harga lebih rendah.
  5. Melemahnya daya beli konsumen.
  6. Pembyaran penagihan piutang tidak sesuai jadwal

 

Dilhat dari factor Sikap dan Prilaku

1.      Jujur dalam bertindak dan bersikap

2.       Rajin, tepat waktu, tidak malas dan tanggung jawab  terhadap pekerjaan

3.      Selalu murah senyum terhadap pelanggan

4.      Lemah lembut dan ramah tamah

5.      Sopan santun dan hormat

6.      Selalu ceria dan pandai bergaul

7.      Fleksibel dan suka menolong pelanggan

8. Serius dan memiliki rasa tanggung jawab

1

2

3

4

Berdasarkan hasil –hasil yang di dapat dari analisis internal dan eksternal pada tabel seperti dituliskan di atas hasilnya dapat di rangkum sebagai berikut :

1.      Skor Total Kekuatan ( Strenght )           :   3.52

2.      Skor Total Kelemahan ( Weaknes )       :  -2.88

3.      Skor Total Peluang ( Oppotunity )         :    3.22

4.      Skor Total Ancaman ( Theath    )           :  -3.13

Berpijak dari skor total tersebut di atas, maka penentuan posisi koordinat dari adalah perhitungan di atas adalah

Koordinat Analisis Internal·

( Skor Total Kekuatan – Skor Total Kelemahan ) : 2 = ( 3.52 – 2.88  ) : 2 = 0.32

Koordinat Analisis Eksternal·

( Skor Total Peluang – Skor Total Ancaman  ) : 2 = ( 3.22 – 3.13 ) : 2 = 0.045

Jadi titik koordinatnya adalah terletak pada titik ( 0.32, 0.045 )

quadran2

Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (X), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran I. Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada tabel berikut ini :

5

Keterangan :

  1. Pada kuadran I ( S O Strategi ) perusahaan menenpati posisi pertumbuhan jd perusahaan akan mengunakan kekuatan untuk mengambil setiap peluang yang ada sehinga :
  • Perusahaan semakin berkembang dari tahun ke tahun
  • Perusahan berpeluang untuk mengebangkan pasar dengan meningkatkan penjualan produk yang berkualitas
  1. Pada kuadran II ( W O Strategi ) perusahaan menenpati posisi stabilitas sehingga :
  • Perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagai acuan untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
  • Perusahaan akan Menaikkan margin inovasi produk untuk mengendalikan keuntungan
  1. Pada kuadran III ( W T Strategi ) perusahaan menenpati posisi peciutan sehingga :
  • Perusahaan akan meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman
  • Perusahaan akan Selalu berinovasi dan tetap mengupayakan desain-desain kancing yang menarik dan diminati konsumen
  1. Pada kuadran IV ( S T Strategi ) perusahaan meempati posisi kombinasi sehingga :
  • Perusahaan akan menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.
  • Perusahaan akan lebih memperhatikan pada kualitas produk , deferensiasi produk, dan kepeminpinan harga dengan tetap mengedepankan kualitas.

Strategi Bisnis Unit

Tahapan berikutnya adalah menentukan alternatif strategi bisnis unit berdasarkan letak posisi kuadran. berdasarkan pada diagram matrik swot diatas, PT. terletak pada posisi Kuadran I. M N3 asing-masing jenis strategi perkembangan bisnis unit dapat digambarkan pada Diagram Matrik Strategi Umum berikut ini:

matrik strategi

Posisi Perusahaan

  1. Posisi PT. Promono Irindo Jaya terletak pada kuadran I dan menggunakan strategi umum Tingkat Pertumbuhan Perusahaan ( GROWTH )yaitu Meningkatkan Produksi kancing yang berkualitas baik dimata konsumen
  1. PT. Promono Irindo Jaya juga mengunakan strategi Pengembangan Produk (Product  Development) yaitu Meningkatkan penjualan kacing dengan cara membuat produk kancing baru dengan trend masa kini dan mengembangkan produk yang sudah ada.

Penjelasan alternatif strategi yang dipilih adalah sebagai berikut :

  • Faktor Penentu Keberhasilan

Mengembangkan produk semenarik dan sebagus mungkin yang sesuai dengan trend dan sesuai minat konsumen

  • Output           

Membuat produk baru yang sesuai dengan minat pasar, yaitu customer Contoh nya :

Kancing grafir double tulisan dengan kualitas terbaik dengan harga murah

PENGEMBANGAN PRODUK

 OutCame

Meningkatkan volume penjualan pada Market Share

  • Impact

Citra perusahaan semakin baik dimata para pelanggan

tabel analisa dg pesaing utama

tabel analisa dg pesaing produk pengganti

TAbl indikator